Cari Blog Ini

Selasa, 23 Juli 2013

Serius Main Moge, KTM Pasarkan 3 Moge Anyar di Indonesia!




PT Moto KTM Indonesia (MKI) juga serius di pasar big bike. Kali ini ada 3 produk baru KTM telah hadir dan siap dipesan, yaitu KTM 1190 Adventure, KTM 1190 Adventure R dan KTM 990 SM T. Ketiga produk baru ini didatangkan langsung dari negara asalnya, Austria dengan tampilan yang kental dengan nuansa adventure.

"KTM 1190 Adventure, KTM 1190 Adventure R dan KTM 1190 SM T akan menjawab kebutuhan pasar, khususnya pecinta otomotif roda dua di Indonesia yang menginginkan motor premium dengan teknologi dan ketangguhan di medan aspal maupun off-road ringan," yakin R Kreisna Tirta, Marketing Director PT MKI.

Untuk harga, Kreisna enggak untuk menyebut angka pastinya "Harga 1190 Adventure dan 1190 Adventure 1190 R dimulai Rp 450 jutaan. Untuk yang KTM 1190 Adventure R hanya lebih mahal Rp 10 juta. Dan KTM 990 SM T, mulai Rp 300 jutaan. Harga pastinya datang ke dealer saja," ajak pria bersahaja ini.

KTM 1190 Adventure dan 1190 Adventure R adalah model yang pertama kali diperkenalkan di dunia pada pameran Intermot, Colagne-Jerman tahun 2012. Menggunakan mesin V 75 derajat, dua silinder, liquid-cooled, dengan pengapian busi ganda (twin plug ignition), injeksi bahan bakar, engine management terbaru keluaran Keihin, berteknologi drive-by-wire dan anti-hopping clutch. Model berkapasitas 1190 cc ini menghasilkan tenaga besar hingga mencapai 150 PS dengan torsi maksimum 125 Nm.

Pengendaranya juga bisa mengatur suspensi yang diinginkannya, sesuai karakter jalan yang dilalui, berkat fitur Electronic WP Suspension yang dapat diatur secara elektronik (KTM 1190 Adventure). Kelebihan lainnya adalah sistem pengereman ABS pada rem depan dan belakang yang bisa dinon-aktifkan, sehingga bisa menciptakan sensasi menyenangkan saat di tikungan.

Sedang KTM 990 SM T masuk dalam kategori Supermoto, KTM 990 SM T merupakan penyempurnaan dari model 990 Supermoto sebelumnya. Varian ini menawarkan kenyamanan yang lebih baik saat touring jarak jauh. Peranti suspensi 210 milimeter dan perangkat sistem pengereman Antilock Brake System (ABS) menjadi fitur standar model ini.
 

Penampakan Kawasaki KLR650 2014, Tetap Dual Purpose Klasik!




Kalau ditanya, apa varian Kawasaki yang paling panjang umur? Salah satunya adalah motor ini, Kawasaki KLR650. Bergenre dual purpose, KLR650 sudah dipasarkan sejak tahun 1987, dan di 2014 update terbarunya tetap muncul. Pasar terbesarnya ada di Amerika Serikat, dan biasa digunakan sebagai motor penjelajah.

Bahkan, digunakan pula untuk keperluan militer. Salah satunya dipakai dalam operasi US Marine Corps. Yuk kita tengok KLR650 versi 2014. Motor dengan fungsi ganda ini masih mempertahankan gaya klasiknya, namun dengan teknologi baru dan semakin nyaman untuk dikendarai baik di jalan aspal maupun off road.


Mesinnya tetap dibekali dengan kapasitas ruang bakar 650cc, 4 tak 1 silinder dengan arsitektur DOHC 4 klep. Tenaga mesin disalurkan lewatn transmisi 5 percepatan yang mampu memenuhi kebutuhan kecepatan di jalan aspal sekaligus memaksimalkan penyaluran torsinya ketika main tanah.

Kawasaki juga memberikan keleluasaan bagi pecinta turing jarak jauh dengan kapasitas tangki bahan bakar besar mencapai 23 liter. Bobot motor ini mencapai 195 kg dan disediakan juga baseplate untuk meletakan barang bawaan atau boks bagasi tambahan di buritan.

Suspensi Uni-Trak di bagian belakang dengan 5 setelan pre-load dan rebound. Dan juga kombinasi roda 17 inci untuk belakang dan 21 inci depan sebagai standar motor turing adventure.


Secara tampilan, hampir tidak ada yang berubah dari versi 2013. Postur khas motor enduro, dengan pelindung mesin bagian bawah dan ground clearance yang tinggi. Desain fairing yang sangar lengkap dengan lampu depan yang bentuknya mirip headlamp Ninja 250 versi karburator.

Di website resminya, Kawasaki Amerika membanderol motor ini seharga 6.499 US Dolar atau sekitar Rp 62 jutaan! (motorplus-online.com) 

Rabu, 15 Mei 2013

2 TAK VS 4 TAK, MANA YANG LEBIH MURAH PERAWATANNYA???




Motor 2 nada pernah mengalami era kejayaan di Indonesia pada tahun 80 hingga 90-an. Baik motor road raceataupun offroad didominasi oleh motor 2 tak. Nama-nama Yamaha RX king, Suzuki Crystal, ninja 150, YZ 125, atau RM 125 pernah menggetarkan arena road race dan motocross. Namun seiring berjalannya waktu, motor 2 tak mulai ditinggalkan konsumen setelah terkena gempuran motor 4 tak yang diklaim lebih irit dan ramah lingkungan. Di dunia motor trail Indonesia juga demikian. Suzuki Ts 125 yang sempat jadi trail lokal favorit, kini semakin tergeser oleh kehadiran kawasaki KLX 150. KTM 200 EXCyang meraja lela di tahun 90-an hingga 2000 kini juga semakin terpinggirkan oleh generasi trail enduro 4 tak semacam KTM 250 EXCF, KTM 350 EXCF, Husqvarna TE 250, Yamaha WRF atau Honda CRF.

Akankah motor trail enduro 2 tak menjadi punah terkena gempuran motor 4 tak? Eiitts jangan keburu menganggap trail enduro 2 tak akan hilang dari peredaran, karena motor ini masih terus eksis,  bahkan masih memimpin di banyak kejuaraan enduro extrim dunia. Lihat saja kejuaraan enduro semacam Red bull Romaniac, Hell Gate, Roof of Africa atau Ezrberg, itu di barisan terdepan masih didominasi oleh pasukan 2 tak. Pabrikan besar seperti KTM, Husaberg dan Gas Gas juga masih setia memproduksi motor enduro 2 tak. Penjualan trail enduro 2 tak di Eropa dan USA  juga masih tinggi, salah satunya yang jadi favoritnya adalah KTM 300. Jadi belum punah bro.

Tetapi kenapa populasi motor enduro 2 tak di Indonesia semain sedikit? IDB melihat sedikitnya ada 4 alasan kenapa kebanyakan orang Indonesia lebih suka motor 4 tak. Pertama, motor 2 tak dianggap “ribet” karena harus mencampur oli dengan bensin sehingga motor jadi berasap. Kedua, orang Indonesia itu suka suara knalpot  yang keras menggelegar, nah itu bisa muncul di motor 4 tak. Ketiga, sempat muncul isu bahwa motor 2 tak akan dilarang di Indonesia, padahal itu isu yang salah dan menyesatkan. Alasan terakhir, naik motor 2 tak itu membutuhkan pengendara yang lebih “aktif” untuk mengendalikan motor, beda dengan motor enduro 4 tak yang cenderung cocok untuk pengendara “malas”.

Bicara soal performa motor 2 tak vs 4 tak jelas tidak akan ada habisnya, karena keduanya sama-sama kompetititf, tergantungrider-nya. Walaupun anehnya dan tidak adil bahwa kalau motor 4 tak dianggap kompetitif, mengapa di kejuaraan enduro dan motocross itu cc motor 2 tak selalu lebih kecil dibanding motor 4 tak? Kalau merasa “jagoan” dan sama-sama kompetitif mestinya pertandingannya itu cc-nya sama, misalnya motor 2 tak 250 cc melawan motor 4 tak 250 cc, ini baru adil.

Tapi bagaiamana soal biaya perawatannya, mana yang lebih murah antara 2 tak dan 4 tak? Artikel di majalah Australasian Dirt Bike (ADB)edisi Maret 2013 tentang  perbandingan biaya perawatan motor 2 tak vs 4 tak menarik untuk disimak. Dalam artikel tersebut dilakukan perbandingan dua motor yaitu KTM 300 EXC (2T) dan KTM 450 EXC-F (4T) yang sama-sama popular di Australia, USA dan Eropa. Harga barunya di USA itu untuk KTM 300 adalah $ 8,299 dan untuk KTM 450 itu dijual seharga $ 9,499, ini artinya ada selisih harga $1,200 atau sekitar Rp 10 jutaan.

Kemudian ADB melakukan penghitungan biaya perawatan dan pergantian spare parts dua motor itu, mulai pergantian piston,  gasket, perbaikan knalpot, bearing, stel klep, rantai, oli dan sebagainya. Kemudian dijumlah total biaya yang harus dikeluarkan, yaitu sebesar $3.594 untuk KTM 300 dan $ 5.428 untuk KTM 450. Jadi faktanya menunjukan lebih murah KTM 300 karena ada selisih sebesar $1.834. Kalau ditambahkan dengan selisih harga beli motornya, maka selisihnya jadi $ 3.034. Wow itu sangat besar bro.

Perawatan dan perbaikan motor 2T juga lebih mudah dibandingkan motor 4T. Apalagi untuk motor 4T generasi terbaru yang semuanya mengusung sistem injeksi, tentunya tidak semua bengkel kelas kampung bisa memperbaikinya. Yang bisa hanya bengkel-bengkel khusus yang sering kali harganya mencekik leher!
Jelas bahwa motor enduro 2T itu lebih murah biara perawatannya. Kalau soal performa, boleh diadu bro, motor enduro 2T tidak akan malu-maluin! Selamat memilih, mau beli motor enduro 4T atau 2T, pilihan ada di tangan anda. (IDB).

HUSQVARNA DIBELI OWNER KTM

















          Motor Husqvarna yang dalam dua tahun terakhir ini cukup populer di Indonesia, kini kepemilikannya dipegang oleh owner KTM. Sebelumnya Husky sempat dimiliki oleh BMW, namun kini BMW melepas Husky dan diambil oleh pemilik KTM, Stefan Pierer. CEO KTM Stefan Pierer seperti dikutip majalah Australasian Dirt Bike mengatakan, “dengan kini Husky yang berada di manajemen saya maka pengembangan mesin dan masa depan motor Husky akan dibawah kontrol perusahaan yang berada di Austria”. Stefan menambahkan bahwa kedepannya merk Husqvarna akan tetap ada yang akan dikembangkan lebih jauh, termasuk motor 2 tak mulai 125, 250 dan 300cc. Husky dengan manajemen baru juga akan mengeluarkan tipe supermoto 650 dan 690 cc.

Dengan dibelinya Husqvarna oleh pemilik KTM, bisa saja kedepannya mesin Husky akan pakai mesin KTM. Hal ini terjadi pada motor Husaberg yang juga dimiliki KTM. Kini persamaan antara Husaberg dan KTM semakin banyak. Hal ini wajar karena mungkin untuk memangkas pengeluaran, kalau bisa ada banyak parts yang sama, tentunya semakin murah ongkos produksinya. Sehingga tak heran kalau kini Husaberg disebut-sebut sebagai KTM warna biru. Bisa jadi nantinya Husky disebut sebagai KTM warna merah. (sumber: Australasian Dirt bike edisi Mei dan Juni 2013).

Senin, 25 Maret 2013

Kawasaki Luncurkan KLX 150 Versi Big Wheel (LIMITED EDITION)


Animo yangt tinggi terhadap motor trail KLX 150 membuat Kawasaki Indonesia meluncurkan edisi terbatas dengan ukuran ban lebih gede yaitu belakang diameter 18 dan depan 21. Ukuran standar KLX 150 yang ban belakang 16 dan depan 19 itu dirasa kekecilan oleh sebagian penggila trail karena motor kelihatan mini, tak heran banyak yang memodifikasinya untuk tampil lebih jangkung dan gagah. Produk after market untuk meningkatkan tampilan KLX 150pun menjamur untuk menjawab kebutuhan pasar.

Kawasaki Indonesia melirik segmen kecil itu, yaitu orang yang mau beli KLX 150 namun ingin tampil lebih garang dan tidak mau ribet beli produk affter market. IDB beruntung mendapatkan bocoran itu dan melihat langsung penampakan motornya. KLX 150 versi ban gede ini memang terlihat jauh lebih keren dibanding standarnya, terlihat graphic seperti ala motor SE. Fork depan juga lebih jangkung, tanpa ada sambungan seperti kalau motor standar diupgrade untuk lebih jangkung. Arm, gir, rantai, pelk, roda dan knalpot juga beda. Semuanya kelihatan racing look. Ban yang dipakai merek maxxis dengan profil offroad, sehingga tampak semakin garang dan mantap untuk melibas jalur offroad.
Ketika dikonfrmasi soal harga, Kawasaki masih bungkam. Mereka masih melihat animo pasar. Namun ada bisik-bisik, kalau KLX 150 versi ban besar edisi terbatas ini akan dijual sekitar Rp 28 jutaan. Kalau benar dijual seharga di bawah Rp 30 juta, kemungkinan pasar akan menyambutnya dengan baik, karena kalau dihitung-hitung akan lebih murah dibanding memodifikasinya sendiri. Apalagi IDB melihat knalpot yang dipasang di KLX edisi terbatas itu di pasaran dijual seharga sekitar Rp 1,5 juta. Tapi kalau dijual diatas Rp 30 juta, sepertinya akan agak susah diterima konsumen, karena pasar KLX 150 memang di segmen low, jadi soal harga akan menjadi pertimbangan utama. Kita lihat saja perkembangannya. (IDB)

Kamis, 24 Januari 2013

Cyril Despres Sang Jawara Dakar 2013



   Cyril Despres semakin mengokohkan dirinya sebagai raja rally Dakar, setelah dia menempatkan dirinya di posisi teratas Dakar 2013. Ini adalah gelar ke-5 yang diraih Despres sejak ikut pertama kalinya di Dakar pada tahun 2002. Despres yang membawa bendera KTM Red bull Rally Factory Team itu harus berjuang ekstra keras untuk menaklukan medan sepanjang 8000 km dari Lima-Peru ke Santiago-Chili.

Tahun ini ada 125 pembalap motor yang bertarung menaklukan medan gurun hingga batu. Cuaca ekstrim, yang berubah cepat dari panas ke dingin menjadi tantangan tersendiri bagi pembalap. Belum lagi soal navigasi yang sering menjadi penentu juga selain skill, fisik dan performa motor. Despres yang mengandalkan kuda besi KTM 450 merasa sangat puas bisa melewati semua tantangan berat itu dan berhasil menyabet gelar jawara Dakar 2013.

Posisi kedua diraih Roben Faria dari Portugal yang jugasatu tim dengan Despres. Jika dilihat posisi sepuluh besar, terlihat KTM masih mendominasi di Dakar. Juara 1 hingga ke 5 semuanya pakai motor KTM. Sedangkan posisi 6 hingga 10 diisi motor Honda, Yamaha dan Husqvarna. Dominasi KTM di Dakar bukanlah yang pertama kali, di tahun-tahun sebelumnya KTM juga selalu berada di barisan teratas.

Klaseman akhir Dakar 2013:

1Cyril Despre (Perancis, KTM)
2. Roben Faria (Portugal, KTM)
3. Frasisco Lopez (Chili, KTM)
4. Ivan Jakes (Slovekia, KTM)
5. Juan Pedrero (Spanyol, KTM)
6. Olive Pain (Perancis, Yamaha)
7. Helder Rodrigues (Portugal, Honda)
8. Javier Pizzolitto, Honda)
9. Frans Verthoven (Belanda, Yamaha)
10. Paulo Goncalves (Portugal, Husqvarna)

KTM dan HUSABERG Mendominasi di Kejuaraan Enduro Dunia EWC 2012


KTM dan Husaberg yang satu pabrik itu menguasai kejuaraan enduro dunia Enduro World Championship (EWC) sepanjang tahun 2012. Di kelas E1 (250 cc), Antoine Meo dengan KTM 250 EXCF seperti tidak terbendung. Pembalap yang sebelumnya sempat gabung di tim Husqvarna ini hampir menyapu bersih setiap seri. Meo benar-benar fenomenal dan isunya tahun depan dia akan naik kelas ke E2. Untuk jawara kelas E2 disabet oleh Pierre-Alexander Renet yang memakai Husaberg FE 450. Di kelas ini Renet bertarung ketat dengan pesaingnya, Cristobal Guerrero yang naik KTM 350 EXCF.

Di kelas yang mengusung cc motor diatas 500 cc alias kelas E3, lagi-lagi KTM dan Husaberg mendominasinya. Sang jawara di E3 tahun 2012 itu adalah Christophe Nambotin yang mengandalkan tunggangannya KTM 300 EXC. Posisi Kedua ditempati Joakim Ljunggren yang naik Husaberg TE 300 dan posisi ketiga Aigar Leok yang naik Tm EN300. Jika melihat daftar 3 besar jawara kelas E3 itu semuanya naik motor 300 dua tak bro! Yang naik motor 4 tak “hanya” berada di posisi kelima yaitu Oriol Mena yang naik Husaberg FE570. Ini membuktikan motor 2 strokes masih dahsyat di kejuaraan enduro kelas dunia!

Dari sudut asal negara rider, Perancis terlihat mendominasi di semua kelas. Meo, pemegang mahkota juara E1 itu asalnya negara Perancis. Juara duanya yaitu Rodrig Thain itu juga orang Perancis. Di kelas E2, jawaranya juga orang Perancis, yaitu Pierre-Alexander Renet yang sering disebut dengan nama pendeknya Pela. Di kelas E3, lagi-lagi orang Peramcis jadi nomor satu dengan menempatkan Christophe Nambotin di posisi teratas.

Daftar Juara kelas E1 (250 cc):
  1. Antoine Meo (KTM 250 EXCF, Perancis)
  2. Rodrig Thain (Honda CRE 250R, Perancis)
  3. Thomas Oldrati (Husaberg 250, Itali)

Daftar Juara kelas E2 (450 cc):
  1. Pierre-Alexander Renet (Husaberg FE 450, Perancis)
  2. Crsitobal Guerrero (KTM 350 EXCF, Spanyol)
  3. Juha Salminen (Husqvarna TE 449, Finlandia)

Juara kelas E3 (500 cc):
  1. Chirstophe Nambotin (KTM 300 EXC, Perancis)
  2. Joakim Ljunggren (Husaberg TE 300, Swedia)
  3. Aigar Leok (TM EN300)